Notification

×

Iklan

Gubernur Yulius Paparkan Strategi dan Program Prioritas Pembangunan Sulut di Panggung Akademik Unsrat

Wednesday, August 13, 2025 | 04:16 WIB Last Updated 2025-08-13T05:12:15Z

Kuliah umum di ruang Rektorat Universitas Sam Ratulangi Manado Senin (11/8/2025).


MANADO, Komentar.co -
Layaknya seorang komandan yang memimpin pasukan di medan operasi, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, menyampaikan “peta tempur pembangunan” Sulut 5 (lima) tahun ke depan.

Program besar ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang ia paparkan langsung kepada pimpinan perguruan tinggi, dosen, dan akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dalam kuliah umum di ruang Rektorat, Senin (11/8/2025).

Dengan bahasa lugas, tegas, namun sarat visi, Gubernur Yulius menggambarkan RPJMD sebagai kompas besar yang akan menuntun Sulawesi Utara menuju kemajuan dan kedaulatan di segala bidang.

Ia menekankan bahwa setiap kebijakan harus dijalankan dengan disiplin, strategi matang, dan semangat kebersamaan layaknya barisan prajurit yang bergerak serempak.

“RPJMD ini adalah medan operasi kita bersama. Tidak ada kemenangan tanpa strategi, dan tidak ada strategi tanpa sinergi. Perguruan tinggi adalah markas besar ide, inovasi, dan riset yang menjadi senjata kita,” tegas Gubernur Yulius disambut tepuk tangan para peserta.

Ia memaparkan lima “misi utama” dalam RPJMD Sulut:


2. Pembangunan infrastruktur strategis untuk membuka keterisolasian dan menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan.

3. Peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan yang merata.

4. Transformasi digital sebagai mesin percepatan pelayanan publik.

5. Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan demi masa depan generasi berikutnya.

Sebelumnya, Rektor Unsrat, Prof. Oktovian Berty A.Sompie, memuji gaya komunikasi Gubernur yang menggabungkan ketegasan militer dengan wawasan strategis seorang pemimpin daerah.

Prof Berty Sompie menegaskan kesiapan Unsrat menjadi mitra pemerintah dalam mengawal setiap tahap implementasi RPJMD.

Menurutnya, kuliah umum ini memiliki makna yang sangat penting dan menjadi acuan dalam merancang serta menyesuaikan program pendidikan yang relevan dan aplikatif.


"Kuliah umum ini menjadi wadah yang memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Universitas Sam Ratulangi dalam menciptakan ekosistem kolaboratif mendukung terwujudnya Sulawesi Utara maju, mandiri dan berdaya saing global," katanya.

Diketahui, acara berlangsung hangat, dengan para akademisi menyumbangkan gagasan mulai dari riset inovatif hingga strategi pembangunan berbasis teknologi tepat guna.

Gubernur Yulius sendiri merespons setiap masukan dengan antusias, menegaskan bahwa “peta tempur” pembangunan ini akan terus diperkuat oleh kolaborasi antara pemerintah dan dunia pendidikan.

Kehadiran seorang mantan jenderal di panggung akademik hari itu membuktikan bahwa kepemimpinan strategis tak hanya dibutuhkan di medan perang, tetapi juga di medan pembangunan bangsa. (*/ven)



×
Berita Terbaru Update