SANGIHE, Komentar.co - Jemaat GMIST Imanuel Petta, Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) sukses menyelenggarakan perayaan upacara adat Tulude sebagai bentuk syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun 2025 dan harapan memasuki tahun 2026, Jumat (6/2/2026) malam.
Ibadah syukur sekaligus seremoni adat ini dilaksanakan untuk memupuk kembali nilai-nilai warisan leluhur, mempererat kebersamaan, serta menegaskan penghormatan terhadap alam dalam bingkai keteguhan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari diwakili Pelaksana tugas (Plt) Asisten III Sekda, dr. Yopi Thungari hadir langsung dalam suasana penuh kebahagiaan dan penuh khidmat ini.
Dalam sambutannya, dr. Yopi menyampaikan apresiasi mendalam dari pemerintah kabupaten kepulanan Sangihe atas inisiatif jemaat dalam menjaga tradisi dan budaya.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Bupati Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Jemaat GMIST Imanuel Petta. Perayaan Tulude ini merupakan upaya nyata dalam melestarikan budaya leluhur Sangihe," ujar dr. Yopi Thungari saat membacakan sambutan Bupati.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan jemaat untuk merefleksikan dimensi kehidupan sebagai bentuk tanggung jawab pribadi maupun persekutuan.
Menurutnya, momentum ini harus menjadi titik balik untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dalam setiap pengabdian di tahun yang baru.
"Kiranya Tuhan Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja senantiasa menuntun, menyertai, dan memberkati perjalanan hidup kita semua sepanjang tahun 2026 dalam tugas dan karya masing-masing," pungkasnya.
Turut hadir dalam perayaan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe, jajaran Pemerintah Kecamatan Tabukan Utara (Tabut), Kapolsek dan Koramil, serta perwakilan Pemerintah Kampung dari Petta, Petta Timur, dan Petta Barat serta tamu dan undangan. (Yansa)

