Notification

×

Iklan

Balitbangda Sulut Buka Ruang Bagi Masyarakat Usulkan Topik Penelitian Strategis

Friday, April 17, 2026 | 19:48 WIB Last Updated 2026-04-17T11:50:00Z
Kepala Balitbanda Sulut, Jani Lukas saat menyampaikan kesiapan riset berbasis isu aktual dalam kegiatan Coffe Morning, Jumat (17/4). Foto: Istimewa


SULUT, Komentar.co -
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) kini mengarahkan kebijakan riset daerah pada isu-isu aktual yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Langkah ini diambil guna memastikan setiap kajian akademik memberikan solusi konkret bagi persoalan daerah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Balitbangda Sulut, Jani Lukas, dalam agenda Coffee Morning dengan tema "Bacirita For Inovasi Sulut" bersama Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) di Manado, Jumat (17/4/2026).

Lukas mengungkapkan, pihaknya tengah memetakan sejumlah isu strategis yang menjadi prioritas penelitian, mulai dari sektor pertambangan, penanganan stunting, perlindungan anak, hingga mitigasi dampak fenomena iklim El Nino.

"Kami sedang menyiapkan penelitian yang menyesuaikan dengan kebutuhan daerah. Apa yang perlu diteliti di situ? Kita siapkan tenaga ahli yang sesuai. Jika ketersediaan ahli di daerah terbatas, kami tidak ragu merangkul pakar dari ITB atau peneliti nasional lainnya di Indonesia," ujar Jani Lukas di hadapan awak media.

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran riset. Saat ini, Balitbangda tengah mengevaluasi berbagai hasil penelitian terdahulu agar pemanfaatannya lebih optimal dan tidak sekadar menjadi dokumen formal.

Lukas pun secara terbuka mengundang masyarakat untuk proaktif menyodorkan isu-isu krusial yang memerlukan kajian mendalam.

Sementara, Asisten II Pemprov Sulut, Jemmy Ringkuangan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyoroti penguatan kelembagaan.

Merujuk pada regulasi Kementerian PAN-RB, Ringkuangan mendorong penguatan jabatan fungsional peneliti dan perluasan jejaring kerja sama dengan lembaga strategis lainnya melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida).

"Penting untuk menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga strategis lainnya demi penguatan riset daerah," kata Ringkuangan.

Kegiatan diskusi santai ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kominfo Sulut, Zainudin Saleh Hilimi, serta Staf Khusus Gubernur Sulut, Ichal Ali. Jalannya diskusi dipandu oleh Sekretaris JIPS, Rahman Ismail.

Ditempat yang sama, Koordinator JIPS, Ronald Rompas, menyatakan bahwa Coffee Morning merupakan agenda rutin organisasi untuk mempererat sinergi antara pers dan pemerintah.

"Program ini menjadi jembatan diskusi agar rekan-rekan jurnalis mengetahui perkembangan terkini di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulut," pungkasnya.
(*/ven)




×
Berita Terbaru Update