![]() |
| Kuliah Umum "Mendulang Potensi Ekonomi Biru: Kemitraan Lintas Sektor untuk Pencapaian Target Pertumbuhan Ekonomi di Gedung FPIK Unsrat, Rabu (22/4). Foto: Istimewa |
MANADO, Komentar.co - Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) melalui Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) menggelar kuliah umum bertajuk "Mendulang Potensi Ekonomi Biru: Kemitraan Lintas Sektor untuk Pencapaian Target Pertumbuhan Ekonomi".
Kuliah Umum yang bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI ini berlangsung di Gedung FPIK Unsrat, Rabu (22/4/2026).
Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi biru memerlukan sinergi kolektif.
Menurutnya, pemanfaatan kekayaan laut harus berjalan selaras dengan perlindungan ekosistem.
"Sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat sangat krusial. Kita harus memastikan potensi kelautan dimanfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan," ujar Prof. Berty Sompie.
Rektor berharap kegiatan ini memberikan inspirasi bagi mahasiswa dalam pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.
Senada dengan Rektor, Dekan FPIK Unsrat, Dr. Ir. Ockstan J. Kalesaran, M.Sc, menyampaikan bahwa kehadiran para pakar dan diplomat dunia memberikan perspektif baru yang memperkaya kualitas akademik mahasiswa.
Dekan menargetkan adanya interaksi aktif dan penguatan jejaring akademik internasional melalui kuliah umum ini.
Kegiatan ini menarik perhatian internasional dengan hadirnya duta besar dari lima negara anggota Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF). Selain itu, hadir pula delegasi diplomatik perwakilan PBB serta sejumlah organisasi non-pemerintah (NGO) internasional.
Beberapa tokoh kunci yang menjadi narasumber dan tamu kehormatan antara lain Direktur Jenderal Urusan Asia Pasifik dan Afrika Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Santo Darmosumarto, Staf Ahli Menteri Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah (KKP), Hendra Yusran Siry serta Direktur Eksekutif Sekretariat Regional CTI-CFF, Dr. Frank Keith Griffin.
Diskusi dalam kuliah umum ini menyoroti pentingnya kemitraan lintas sektor sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor maritim. Kehadiran para pemangku kepentingan global di kampus Unsrat menegaskan posisi universitas sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dalam pengembangan ilmu kelautan di kawasan Pasifik. (ven)
