![]() |
| Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Leilem, Kecamatan Sonder. Foto: Istimewa |
MINAHASA, Komentar.co - Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kecamatan Sonder kini memasuki fase krusial. Guna memenuhi target rampung pada April 2026, intensitas pekerjaan di sejumlah titik, termasuk Desa Leilem 3, ditingkatkan secara signifikan hingga pemberlakuan sistem lembur malam hari.
Danramil 1302-10/Sonder, Kapten Arm Johny, terjun langsung ke lokasi proyek di Desa Leilem 3 untuk meninjau perkembangan fisik sekaligus memberikan motivasi kepada para pekerja. Selain memantau teknis bangunan, Kapten Arm Johny juga memastikan aspek kesejahteraan dan asupan nutrisi tenaga kerja tetap terjaga di tengah jadwal kerja yang padat.
"Waktu yang tersedia sangat terbatas, sehingga pekerjaan harus dilanjutkan hingga lembur. Harapannya, pembangunan ini dapat diselesaikan sesuai jadwal dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Kapten Arm Johny saat berada di lokasi, Kamis (16/4).
Langkah akselerasi ini merujuk pada arahan Kolonel Arh Djonlie Kaligis, S.Pd., M.Si., selaku Pamen Ahli Bidang Hukum Humaniter Kodim 1302/Minahasa.
Ia mengungkapkan bahwa terdapat 11 titik pembangunan KDKMP di bawah naungan Kodim 1302/Minahasa yang seluruhnya dipacu untuk selesai bulan ini.
Kolonel Djonlie menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam program ini murni sebagai pendamping guna memastikan proyek pemerintah tersebut tepat sasaran.
"Koperasi ini dibangun untuk kepentingan dan kemajuan masyarakat. Kami dari TNI hanya berperan mendampingi agar seluruh proses berjalan dengan baik dan sesuai rencana," tegasnya.
Hingga saat ini, kemajuan fisik di Desa Leilem 3 menunjukkan progres yang menjanjikan meski sempat diprediksi rampung pada 20 April. Saat ini, bangunan telah memasuki tahap pengerjaan struktur utama.
Usai meninjau Leilem 3, tim gabungan juga langsung bergerak melakukan pembersihan dan persiapan lahan di Desa Tounelet Satu untuk memulai pembangunan titik KDKMP selanjutnya.
Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari sinergi lintas instansi. Dalam pertemuan koordinasi terbaru, Camat Sonder Dianny Albert Dien, S.ST.P., duduk bersama Hukum Tua Desa Leilem 3 Johny Tamuntuan dan Hukum Tua Desa Tounelet 1 Betfien J. Tenda guna memastikan dukungan administratif dan logistik di lapangan berjalan tanpa hambatan.
Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa, kehadiran KDKMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga di Kecamatan Sonder dan sekitarnya. (Roni)
