Notification

×

Iklan

Peringati Hardiknas 2026, Rektor Unsrat Sebut Pendidikan Jantung Peradaban Bangsa

Saturday, May 2, 2026 | 20:32 WIB Last Updated 2026-05-02T12:32:14Z
Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2026 di Lapangan Universitas Sam Ratulangi, Sabtu (2/5). Foto: Istimewa


MANADO, Komentar.co -
Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di lapangan kampus Unsrat, Sabtu (2/5/2026).

Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng, bertindak selaku Pembina upacara.

Dalam kesempatan itu, Rektor membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.

Dalam amanatnya, Prof Berty menyampaikan pesan mendalam mengenai peran krusial pendidikan bagi keberlangsungan negara.

Ia menyebut bahwa momen Hardiknas merupakan pengingat bahwa institusi pendidikan bukan sekadar tempat belajar, melainkan fondasi bagi karakter bangsa.

“Hari Pendidikan Nasional ini meneguhkan kembali keyakinan kita bahwa pendidikan adalah jantung peradaban. Inilah ruang di mana akal budi dibentuk, karakter ditempa, dan masa depan bangsa dipertaruhkan,” ujar Prof Berty mengutip sambutan Mendiktisaintek.

Peringatan tahun ini mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua".

Menurut Rektor, tema tersebut memiliki kaitan erat dengan visi besar pemerintah saat ini. Implementasi tema ini dinilai sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, visi tersebut telah menjadi orientasi pembangunan kementerian yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029. Fokus utamanya adalah menciptakan sistem pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang inklusif, adaptif, serta memberikan dampak nyata bagi transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Menutup sambutan, Prof Berty mengajak seluruh civitas akademika dan elemen masyarakat untuk memandang pendidikan sebagai misi kolektif.

"Pendidikan adalah tanggung jawab bersama seluruh bangsa. Mari kita bergandengan tangan, menguatkan partisipasi semesta demi menghadirkan pendidikan bermutu yang inklusif, relevan, dan berdampak bagi semua," pungkasnya.

Upacara ini dihadiri oleh jajaran wakil rektor, dekan, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa di lingkungan Universitas Sam Ratulangi. (ven)



×
Berita Terbaru Update