![]() |
| Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX dan Hardiknas ke-67 serta Apel Kerja ASN Pemkab Kepulauan Sangihe, Senin (4/5). |
SANGIHE, Komentar.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXX, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67, serta Apel Kerja ASN bulan Mei 2026.
Upacara dipusatkan di Lapangan Gelora Santiago Tahuna, Senin (04/05/2026) pagi.
Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyatakan bahwa penggabungan tiga agenda besar ini merupakan momentum strategis untuk merefleksikan komitmen pelayanan publik sekaligus mengevaluasi kinerja aparatur pemerintah di beranda utara NKRI.
Dalam sambutannya, Wabup Tendris menekankan bahwa hakikat otonomi daerah bukan sekadar pelimpahan kewenangan, melainkan tanggung jawab moral untuk memastikan layanan pemerintah menyentuh masyarakat di pulau-pulau terluar.
Ia menyebut visi pembangunan daerah "Sapta Membara" harus berjalan selaras dengan program nasional "Asta Cita".
"Kita harus memastikan sinkronisasi program daerah dengan prioritas nasional, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ketahanan wilayah. Reformasi birokrasi berbasis digital mutlak dilakukan agar pelayanan lebih transparan dan cepat," tegas Tendris di hadapan peserta upacara.
Terkait peringatan Hardiknas, Wabup Tendris menggarisbawahi tantangan pendidikan di wilayah kepulauan yang masih diwarnai keterbatasan akses dan sarana prasarana.
Ia mengingatkan bahwa bonus demografi hanya bisa menjadi keuntungan jika dipersiapkan melalui fondasi pendidikan yang kuat.
"Pendidikan harus mampu memanusiakan manusia. Kita mendorong digitalisasi pendidikan agar mampu menjangkau wilayah terpencil, serta terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak perubahan di dalam kelas," lanjutnya.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan bersama Bupati Michael Thungari, orang nomor dua di Sangihe ini juga memberikan apresiasi atas dedikasi ASN yang tetap maksimal bekerja di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Selain fokus pada birokrasi dan pendidikan, Pemerintah Daerah kini tengah bersiap menyambut agenda demokrasi lokal.
Wabup Tendris mengumumkan bahwa tahun 2026 ini akan dilaksanakan persiapan pemilihan Kepala Desa atau Kapitalaung secara serentak di 118 kampung.
"Saya instruksikan seluruh jajaran untuk mendukung penuh proses pemilihan Kapitalaung agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan. Kita butuh pemimpin kampung yang berkualitas untuk menggerakkan pembangunan dari tingkat bawah," pungkasnya.
Upacara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat bertugas kepada seluruh aparatur yang memulai agenda kerja di bulan Mei, sebagai bentuk suntikan semangat dalam melanjutkan pengabdian bagi masyarakat Sangihe. (Yansa)
