![]() |
| Foto: Istimewa |
SULUT, Komenta.co - Perjuangan legislatif dalam mengawal alokasi anggaran keagamaan di Gedung Cengkih (Kantor DPRD Sulawesi Utara) membuahkan hasil signifikan. Jamaah haji asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dipastikan akan menerima lonjakan subsidi biaya domestik yang cukup besar untuk musim haji tahun 2026.
Kepastian tersebut dikonfirmasi oleh Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut, Hi. Amir Liputo. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyatakan bahwa plot anggaran bantuan keagamaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah terealisasi dengan total nilai mencapai kisaran Rp2 miliar.
"Kami di Banggar telah mengalokasikan sekitar Rp2 miliar. Menariknya, dengan adanya penyesuaian kuota dari Kementerian Agama di mana Sulut mendapat jatah 400-an jamaah, maka porsi bantuan per orang meningkat drastis," jelas Amir Liputo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Manado, Senin lalu.
Ia memaparkan, dana miliaran rupiah tersebut dikhususkan untuk menanggung biaya logistik dan transportasi lokal. Komponen utama bantuan ini dialokasikan guna membiayai perjalanan para jamaah dari titik keberangkatan di Manado menuju bandara embarkasi sebelum bertolak ke tanah suci.
Penurunan kuota jamaah yang ditetapkan pemerintah pusat justru memberikan dampak positif pada nilai bantuan per individu. Jika pada estimasi awal subsidi per jamaah diproyeksikan hanya menyentuh angka Rp3 juta, penyesuaian jumlah penerima membuat besaran bantuan melonjak menjadi sekitar Rp5 juta per orang.
Lebih lanjut, legislator senior ini menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan subsidi ini merupakan representasi kerja sama yang harmonis antara pihak parlemen dan Pemerintah Provinsi Sulut.
Kebijakan ini diharapkan mampu menjadi bantalan finansial yang nyata bagi para jamaah di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan.Melalui intervensi anggaran ini, DPRD Sulut berkomitmen untuk terus memastikan pemenuhan pelayanan publik dan fasilitasi kegiatan ibadah keagamaan dapat berjalan optimal, aman, serta meringankan beban finansial masyarakat. (*/ven)
