Notification

×

Iklan

Jabat Sekwan Definitif, Niklas Silangen Siap Perkuat 'Jembatan Komunikasi Politik' Legislatif - Eksekutif

Wednesday, July 8, 2026 | 15:45 WIB Last Updated 2026-07-08T07:45:23Z
Welliam Niklas Silangen saat diambil janji dan sumpah jabatan, Selasa (7/7). Foto: Istiemwa


SULUT, Komentar.co -
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus resmi melantik Welliam Niklas Silangen sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Sulut definitif di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Selasa (7/7/2026).

Pengukuhan ini menyudahi masa tugas Niklas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekwan yang telah diembannya selama 26 bulan terakhir sejak Mei 2024.

Proses definitif jabatan eselon II ini berjalan melului mekanisme regulasi yang ketat. Niklas Silangen terpilih setelah rapat pimpinan DPRD Sulut sepakat merekomendasikan namanya dari tiga kandidat potensial yang diajukan oleh pihak eksekutif.

Usai prosesi pengambilan sumpah, Niklas Silangen menyatakan komitmennya untuk memperkuat jembatan komunikasi antara lembaga legislatif dan eksekutif.

Ia menilai harmonisasi kedua institusi politik ini menjadi kunci utama kesuksesan pembangunan daerah.

“Untuk menjaga keharmonisan ini, komunikasi dan koordinasi tetap saya utamakan. Setiap ada agenda di dewan, saya akan laporkan kepada Bapak Gubernur sehingga semua bisa diketahui oleh beliau,” kata Niklas.

Hubungan kerja antara DPRD Sulut dan Pemprov selama ini dinilai sudah berjalan kondusif. Hal tersebut tercermin dari pelaksanaan berbagai rapat paripurna yang selalu berjalan tepat waktu serta konsisten memenuhi kuorum.

Atas capaian ini, Niklas turut melayangkan apresiasi kepada jajaran internal sekretariat dewan serta komunitas pers independen yang bertugas di lingkungan parlemen.

Di sisi lain, Gubernur Yulius Selvanus memberikan instruksi tajam kepada Sekwan baru agar melepaskan zona nyaman birokrasi dan tidak terjebak dalam rutinitas kerja yang monoton.

Top eksekutif Sulut tersebut menuntut hadirnya inovasi pelayanan publik yang riil, cepat, dan mudah diakses masyarakat.

"Jabatan bukanlah sebuah penghargaan yang harus dibanggakan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik jabatan terdapat tanggung jawab besar untuk memberikan hasil nyata bagi masyarakat," tegas Gubernur Yulius.

Gubernur Yulius juga mengimbau seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Sulut untuk menjunjung tinggi profesionalisme, loyalitas, serta mempererat kolaborasi lintas sektor. Penegasan ini ditujukan guna mengikis ego sektoral demi mengoptimalkan penyerapan serta target program kerja daerah pada paruh kedua tahun anggaran 2026. (*/ven)







×
Berita Terbaru Update