![]() |
| Pelantikan Ketua DPRD Minahas, Frangky Wolayan, Senin (6/7). Foto: Istimewa |
MINAHASA, Komentar.co - Frangky Wolayan resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa untuk sisa masa jabatan 2024–2029.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Minahasa, Senin (6/7/2026).
Pengambilan sumpah janji dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tondano, Dr. Erenst Jannes Ulaen, SH, MH.
Langkah restrukturisasi di pucuk pimpinan DPRD Minahasa ini merupakan tindak lanjut dari keputusan resmi DPP PDI Perjuangan, di mana Frangky Wolayan ditunjuk untuk menggantikan Robby Longkutoy.
Atmosfer kearifan lokal terasa kental sepanjang acara dengan suguhan tarian adat Kawasaran serta iringan musik bambu tradisional.
Agenda paripurna ini disaksikan langsung oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD), Wakil Bupati (Wabup) Vanda Sarundajang, jajaran Forkopimda, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Bupati Robby Dondokambey dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa rotasi kepemimpinan merupakan hal lumrah dalam dinamika iklim demokrasi.
Ia berharap momentum ini dapat mempererat kemitraan strategis antara jajaran eksekutif dan legislatif guna mengaselerasi program pembangunan daerah.
“Pergantian ini harus dijadikan pijakan untuk memperkuat sinergi institucional. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Bapak Robby Longkutoy atas dedikasi serta pengabdian besarnya selama memimpin DPRD Minahasa,” kata Bupati Robby.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus yang diwakili oleh Inspektur Provinsi Sulut, Dr. Jemmy Stani Kumendong, menitipkan pesan agar ketua yang baru dilantik segera memacu performa kerja parlemen.
Pemerintah Provinsi lanjut Kumendong, mendesak penguatan tiga fungsi utama dewan, yakni legislasi, penganggaran (budgeting), dan pengawasan secara optimal.
Merespons mandat baru tersebut, Ketua DPRD Minahasa Frangky Wolayan mengutarakan rasa syukur atas kepercayaan politis yang diberikan kepadanya.
Ia berkomitmen untuk menjaga soliditas internal lembaga serta membangun pola komunikasi yang transparan dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
"Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami siap bekerja keras dan membuka ruang kolaborasi yang kokoh demi memastikan seluruh produk kebijakan pembangunan di Minahasa benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat," tegas Wolayan. (Roni)
