Notification

×

Iklan

Bupati Michael Thungari Pimpin Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak El Niño 2026

Tuesday, August 4, 2026 | 21:33 WIB Last Updated 2026-08-07T14:37:20Z
Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak El Nino, Selasa (4/8). Foto: Istimewa


SANGIHE, Komentar.co -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) resmi menyiagakan personel gabungan lewat Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak El Niño 2026 di Halaman Mapolres Sangihe, Selasa (4/8/2026).

Apel kesiapsiagaan ini dilakukan menyusul laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan wilayah Sulawesi Utara telah memasuki fase fenomena iklim El Niño dengan intensitas kuat hingga sangat kuat.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari yang bertindak sebagai pimpinan apel menegaskan bahwa penurunan curah hujan drastis saat ini bukan lagi sekadar fenomena cuaca panas biasa.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu dampak berantai yang mengancam ketahanan pangan, pasokan air bersih, hingga stabilitas ekonomi di wilayah Sangihe. Oleh karena itu, Thungari menginstruksikan seluruh jajaran di bawahnya untuk mengubah paradigma penanganan bencana di daerah.

"Seluruh jajaran diminta bergerak proaktif lintas sektor, menggeser penanganan bencana dari responsif menjadi mitigasi preventif yang masif," ujar Bupati Thungari dalam amanatnya.

Guna mengantisipasi dampak yang lebih meluas, orang nomor satu di Pemkab Sangihe tersebut memaparkan empat strategi utama mitigasi preventif yang akan segera diberlakukan secara ketat di lapangan.

"Pemberlakuan zero burning terhadap pembukaan lahan dengan cara dibakar, Penguatan patroli karhutla dan pemantauan titik panas dan Pengaktifan kembali Satgas Pangan bersama Bulog untuk menjaga stok dan stabilitas harga bahan pokok serta Manajemen air bersama Dinas PUPRD dan PDAM termasuk pembangunan sumur bor komunal di titik rawan kekeringan," urainya.

Di sisi lain, top eksekutif Sangihe ini juga meminta partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menghemat penggunaan air bersih serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang memicu kebakaran.

Pemkab Sangihe bersama Forkopimda berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh rangkaian mitigasi ini demi keselamatan warga.

"Pemkab Kepulauan Sangihe bersama Forkopimda berkomitmen untuk memastikan warga melewati musim kering ini dengan aman, sehat, dan selamat," tutupnya.

Diketahui, apel kesiapsiagaan ini dihadiri lintas sektoral, mulai dari personel Polres Sangihe, Kodim 1301/Sangihe, Lanal Tahuna, perwakilan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Tahuna. Turut hadir pula jajaran instansi teknis seperti BPBD, Basarnas, BNN Daerah, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, para kepala dinas di lingkungan Pemkab Sangihe hingga aliansi relawan kebencanaan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (Yansa)


1807 dilihat

Iklan

×
Berita Terbaru Update