Notification

×

Iklan

Reses II Tahun 2026, Irene Pinontoan Serap Aspirasi Warga Sario

Tuesday, August 4, 2026 | 11:34 WIB Last Updated 2026-08-04T03:34:12Z
Sumber: Setwan Sulut


MANADO, Komentar.co -
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Irene Golda Pinontoan, menggelar Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 di Gran Puri Hotel, Kota Manado, Senin (3/8/2026). Agenda ini difokuskan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memetakan berbagai kebutuhan pembangunan prioritas di Kota Manado.


Kegiatan serap aspirasi tersebut dihadiri sekitar 200 peserta dari pelbagai elemen masyarakat. Tampak hadir jajaran Pemerintah Kota Manado, Camat Sario beserta para lurah se-Kecamatan Sario, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, keterwakilan perempuan, organisasi kemasyarakatan, hingga para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun jalur komunikasi yang efektif demi kemajuan wilayah.


Dalam pimpinannya pada sesi pembukaan, Irene Golda Pinontoan menegaskan bahwa reses bukan sekadar pemenuhan kewajiban formalitas legislator. Lebih dari itu, reses merupakan wadah dialogis yang menjembatani aspirasi publik secara langsung agar solusi atas masalah krusial warga dapat dirumuskan secara presisi.

"Melalui reses ini, saya ingin memastikan setiap suara warga terakomodasi tanpa perantara. Seluruh usulan akan kami inventarisasi, kaji secara mendalam, dan perjuangkan sesuai kewenangan—baik melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD maupun koordinasi lintas instansi dengan pemerintah daerah," ujar Irene di hadapan para peserta reses.


Dalam sesi dialog interaktif, sejumlah perwakilan warga menyampaikan persoalan strategis kawasan. Lurah Sario Tumpaan soroti pelaksanaan pekerjaan galian utilitas di sepanjang jalan protokol yang acap kali dibiarkan pascapengerjaan tanpa pemulihan kondisi jalan secara sempurna.


Sementara itu, Kepala Lingkungan I Kelurahan Sario Titiwungen mendesak dilakukannya perapihan pohon-pohon berukuran besar yang dinilai mengancam keselamatan warga, terutama saat cuaca ekstrem yang berpotensi memicu pohon tumbang serta mengganggu jaringan listrik. Dari sektor pelayanan publik, Kepala Lingkungan III Kelurahan Sario mengusulkan renovasi Kantor Kelurahan Sario yang kerap bocor saat hujan deras sehingga mengganggu kenyamanan warga yang mengurus administrasi.

Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Irene berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh poin usulan ke tingkat pembuat kebijakan agar segera ditindaklanjuti. Ia menekankan pentingnya semangat kolaborasi karena keberhasilan tata kelola kota tidak bisa dibebankan pada satu pihak semata.


Agenda Reses II ini ditutup dengan tertib dan membuahkan daftar inventarisasi masalah yang konstruktif sebagai bahan evaluasi kebijakan pembangunan Kota Manado mendatang. (Advetorial)




Iklan

×
Berita Terbaru Update