Notification

×

Iklan

Hendro Satrio Beber Rencana Kegiatan Tahun Anggaran 2024

Monday, February 26, 2024 | 14:55 WIB Last Updated 2024-02-27T11:58:28Z


SULUT, Komentar.co
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sulut) Hendro Satrio memperkenalkan dua Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah 2 dan 3, yakni  Rismono (PJN wilayah 2 Bolmong Raya Kotamobagu) dan wilayah 3 Sangihe Talaud, Krisman saat press conference yang digelar digedung BPJN Sulut, Senin (26/02/2024).

"Sebelumnya Rismono adalah Kasatker dari BPJN Sulawesi Tengah menggantikan Indra Gunawan Kasatker PJN wilayah 2 Bolmong Raya Kotamobagu secara conditional untuk jabatan ini," beber Hendro dihadapan para awak media, LSM dan Ormas yang hadir.
Sementara Indra Gunawan, berpindah tugas di Jawa Barat.

"Terima kasih juga atas support bertemu dengan teman-teman media LSM dan Ormas karena media ini informasi publik, dimana kita sebagai pejabat publik harus menginformasikan apa yang menjadi tanggung jawab kita," sebut Gunawan.

Dipihak yang sama, Krisman sebelumnya dari BPJN Kalimantan Tengah menggantikan Okto Silitonga PJN wilayah 3 Sangihe Talaud.

"Terima kasih sudah memfasilitas saya sebagai Satker PJN wilayah 3 Sangihe Talaud menggantikan Okto Silitonga. Saya sebelumnya di Kalimantan Tengah, jadi harapan saya sinergi yg sudah terjalin baik dengan Okto mungkin bisa dilaksanakan lagi berlanjut. Diharapkan teman-teman media LSM dan Ormas bisa membantu dalam mengawasi pelaksanaan pekerjaan di Sangihe Talaud," bebernya.

Kabalai BPJN Sulut juga mmbeberkan, untuk Pagu anggaran yang akan dikelolah BPJN Sulut  2024 ini adalah senilai 563. 000. 000. 000 M (Limaratus Enampuluh Tiga Miliar Rupiah), yaitu melanjutkan paket pekerjaan multi years.

"Kita juga akan segera melaksanakan pembuatan jembatan akibat banjir yang menghantam Jembatan Minaesa Kecamatan Wori. Untuk tahun 2024 lalu, Paket multi years Wori-Likupang- Bitung 72%. Untuk mengawal supaya tidak terjadi penyalahgunaan anggaran besar, kami menggandeng Tim PPS (Pengamanan Proyek Strategis) dari Kejati Sulut," jelas Hendro.

Ia berharap, bersama masyarakat Sulut agar Manado Outer Ring Road’ (MORR) III, secepatnya bisa difungsikan guna mengatasi kemacetan menuju pusat kota Manado, rasanya belum bisa diwujudkan, sebab kelanjutan proyek tersebut baru bisa dilakukan pada tahun 2025-2026 nanti.

“Ditahun 2024 kami sudah memprogramkan untuk kelanjutan MORR 3, namun saat ini masih terkendala dengan bidang tanah yang belum dibebaskan sehingga untuk kelanjutan baru bisa dilakukan tahun 2025 mendatang. Kami siap bangun jika tanahnya sudah bebas,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan Hendro, bila ditambah dengan pembangunan MORR III tahap tiga sepanjang 1,9 kilometer, total bentangan jalan yang telah dibangun 4,9 kilometer dari total panjang jalan 11,3 kilometer.

“Jadi masih ada sekitar enam kilometer lebih yang akan kami bangun dengan proyek multiyears. Untuk tahun 2025 -2026 akan dibangun kurang lebih 2.6 KM juga dengan 2 buah jembatan dengan total anggara 90 Miliard,” tandasnya.(Baker)



×
Berita Terbaru Update