![]() |
| Plt Kepala Dinas Dukcapil Sangihe, Davidson H. Djarang, S.IP. Foto: Istiemwa |
SANGIHE, Komentar.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepuluan Sangihe melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatatkan prestasi membanggakan ditingkat provinsi. Dua program unggulan, yakni "Dukcapil Membara" dan "Simpel Momen," resmi ditetapkan sebagai finalis dalam ajang Lomba Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 008.8.3.4/26.455/Sekr.Dis-Dukcapil.
Keberhasilan ini mengukuhkan posisi Sangihe sebagai daerah kepulauan yang memiliki tata kelola Administrasi Kependudukan (Adminduk) progresif di wilayah Bumi Nyiur Melambai.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Sangihe, Davidson H. Djarang, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dedikasi tim dalam mengatasi hambatan geografis.
Ia menegaskan komitmen instansinya untuk menghadirkan layanan yang inklusif bagi seluruh warga di perbatasan.
“Kedua inovasi tersebut lahir dari kebutuhan riil masyarakat. Ini wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan adaptif meskipun berada di wilayah kepulauan,” ujar Davidson kepada media, Jumat (6/2/2026).
Adapun kedua inovasi yang masuk ke babak final memiliki fokus solusi yang berbeda:
Dukcapil Membara: Program ini mengintegrasikan layanan daring (online) dengan metode Cash on Delivery (COD). Inovasi ini menyasar warga di pelosok agar bisa menerima dokumen kependudukan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
Simpel Momen: Layanan yang menitikberatkan pada pemutakhiran data otomatis berdasarkan momentum krusial warga, seperti peristiwa kelahiran, pernikahan, hingga kematian, sehingga dokumen kependudukan selalu terbarukan secara tepat waktu.
Keberhasilan Sangihe bersaing dengan inovasi dari daerah perkotaan lainnya membuktikan bahwa keterbatasan wilayah bukan penghalang untuk melahirkan kreativitas pelayanan publik. Davidson berharap capaian ini menjadi stimulus bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di Kabupaten Sangihe untuk terus berinovasi.
“Harapan kami, inovasi ini terus dikembangkan dan direplikasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkasnya.(Yansa)

