Notification

×

Iklan

Dies Natalis Faperta Unsrat Ke-66: Menuju Motor Transformasi Agraris Modern

Tuesday, May 26, 2026 | 23:45 WIB Last Updated 2026-05-29T10:58:24Z
Foto: Istimewa


MANADO, Komentar.co -
Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) merayakan puncak Dies Natalis ke-66 dengan menegaskan komitmennya terhadap inovasi sektor pangan, Selasa (26/5/2026).

Perayaan ini mengangkat tema "Pertanian Modern Berbasis Potensi Lokal sebagai Fondasi Pembangunan yang Stabil, Berdampak, dan Berkelanjutan" ditengah tantangan krisis iklim global.

Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU, ASEAN Eng., menyatakan tema tersebut menjadi jawaban konkret atas degradasi lingkungan dan transformasi teknologi.

Ia meminta Faperta Unsrat tidak sekadar menjadi lembaga edukasi, melainkan motor transformasi yang tetap mengakar pada kearifan lokal.

"Dunia sedang menghadapi tantangan besar terkait ketahanan pangan dan perubahan iklim," ujar Prof Berty Sompie dalam sambutannya.

Rektor berharap Faperta Unsrat dengan inovasi dapat mengembangkan sumber daya daerah.

"Faperta Unsrat harus terus memimpin sebagai pusat inovasi dengan mengoptimalkan kekayaan sumber daya daerah," pesan Rektor.

Sinergi dengan pemerintah daerah turut digaungkan dalam momentum ini.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, melalui Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbanda) Provinsi Sulut, Jani Niclas Lukas, mengingatkan agar perguruan tinggi beralih dari sekadar tempat transfer ilmu menjadi penyedia solusi nyata bagi masyarakat.

"Fakultas Pertanian Unsrat memegang peran strategis," kata Jani Lukas saat membacakan sambutan tertulis Gubernur.

Gubernur Yulius berharap Unsrat dapat melakukan terobosan yang mudah diaplikasi oleh publik, terlebih khusus di sektor pertanian.

"Kami berharap kampus ini berada di garis depan dalam mendampingi petani lokal, memperkuat penyuluh, serta menciptakan teknologi aplikatif yang mudah diadopsi publik," kuncinya.

Ditempat yang sama, Dekan Faperta Unsrat, Prof Ir Dedie Tooy, M Si, Ph D, memaparkan capaian internal lembaga.

Prof Dedie menegaskan bahwa Faperta Unsrat telah melakukan perbaikan menyeluruh pada tata kelola akademik guna merespons dinamika sektor agraris kontemporer.

"Pada Tahun Akademik 2025/2026, kami terus memacu transformasi dan penguatan tata kelola institusi," tutur Prof Dedie.

"Langkah ini krusial agar Faperta Unsrat tetap relevan menghadapi tantangan pembangunan pertanian modern," pungkasnya.
(*/ven)




×
Berita Terbaru Update