Notification

×

Iklan

Peringatan Harkitnas ke-118, Pemkab Minahasa Perkuat Komitmen Pelayanan di Era Digital

Wednesday, May 20, 2026 | 18:24 WIB Last Updated 2026-05-20T10:25:27Z
Upacara Peringatan Harkitnas 2026 dilingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa, Rabu (20/5).


MINAHASA, Komentar.co -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa sukses menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di halaman Kantor Bupati Minahasa, Rabu (20/5/2026).

Upacara peringatan yang berlangsung khidmat ini dijadikan momentum krusial untuk mempertebal semangat nasionalisme sekaligus meneguhkan komitmen birokrasi lokal dalam mengoptimalkan pelayanan publik di era disrupsi digital.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Lynda D. Watania, bertindak sebagai Pembina Upacara yang membacakan amanat tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.

Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema sentral "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara". Melalui tema tersebut, pemerintah menekankan urgensi menjaga integrasi sosial dan memperkokoh ketahanan nasional di tengah gempuran arus transformasi teknologi informasi yang masif.

Melalui amanat tertulis Menteri Komdigi yang dibacakan Sekda Lynda Watania, disoroti adanya pergeseran mendasar terkait makna kedaulatan negara.

Jika pada era pergerakan kemerdekaan fokus tertuju pada batas-batas wilayah geografis, maka pada lanskap modern saat ini, ujian terbesar bangsa berada pada tata kelola informasi serta kelincahan adaptasi teknologi.

"Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital," ujar Sekda Lynda saat membacakan poin utama sambutan Menteri Meutya Viada Hafid.

Amanat tersebut juga menjabarkan deretan kebijakan taktis berskala nasional yang diakselerasi di bawah administrasi Presiden Prabowo Subianto demi mendongkrak kesejahteraan sosial.

Program-program prioritas itu meliputi realisasi Makan Bergizi Gratis, pemerataan instrumen pendidikan melalui pendirian Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, penyediaan fasilitas Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan fondasi ekonomi lokal lewat Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.

Di samping akselerasi sektor fisik dan ekonomi, negara turut memberikan perhatian khusus terhadap proteksi anak-anak di jagat siber. Langkah protektif ini dilegalkan lewat implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, yang populer disebut PP TUNAS.

Usai upacara, Sekda Lynda Watania menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Minahasa untuk mentransformasikan esensi Harkitnas sebagai motor penggerak kedisiplinan, loyalitas, serta mutu pelayanan masyarakat.

Menurutnya, pemaknaan sejarah berdirinya organisasi Budi Utomo pada 1908 silam tidak boleh mandek pada aspek seremonial semata. Nilai historis tersebut wajib diwujudkan dalam bentuk kontribusi riil melalui inovasi performa kerja dan percepatan roda pembangunan di wilayah Minahasa.

Menutup kegiatan, Sekda Lynda Watania mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey serta Wakil Bupati Vanda Sarundajang memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Minahasa sebagai motor penggerak upacara.

Penghargaan khusus dialamatkan kepada Kepala Dinas Kominfo, Ricky Laloan, beserta jajaran atas tata kelola kepanitiaan yang solid.

Upacara ditutup dengan penghormatan resmi kepada bendera Merah Putih disertai sesi refleksi mendalam atas rekam jejak perjuangan para pionir bangsa.

Diketahui, turut hadir pada upacara peringatan Harkitnas ke-188 ini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Asisten, Staf Ahli Bupati, Inspektur, Sekretaris DPRD, para Kepala Badan/Dinas/Satuan, Direktur RSUD dan PDAM, Kepala Bagian, Camat se-Kabupaten Minahasa, hingga elemen pegawai ASN di lingkungan Pemkab Minahasa. (Roni)




×
Berita Terbaru Update