Notification

×

Iklan

IPM Sulut 2025 Masuk 10 Besar Nasional, Tertinggi se-Sulawesi

Thursday, July 9, 2026 | 20:18 WIB Last Updated 2026-07-09T12:18:56Z
Sumber: Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara


SULUT, Komentar.co -
Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sukses menembus jajaran 10 besar daerah dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Indonesia, sekaligus mengukuhkan posisinya di peringkat pertama untuk seluruh wilayah di Pulau Sulawesi.

Prestasi ini mengemuka setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Berita Resmi Statistik mengenai capaian kualitatif pembangunan regional tersebut.

Merujuk pada data resmi otoritas statistik, nilai IPM Sulawesi Utara merangkak naik secara signifikan menjadi 76,32. Angka performa ini menunjukkan grafik pertumbuhan positif jika dibandingkan dengan raihan tahun sebelumnya yang bertengger di angka 75,68.

Akumulasi penilaian tersebut secara otomatis menempatkan provinsi berjuluk Bumi Nyiur Melambaikan ini di peringkat ke-9 dari total seluruh provinsi di skala nasional.

Sebagaimana kaidah penilaian BPS, rapor IPM dihitung secara komprehensif lewat integrasi tiga dimensi fundamental kehidupan masyarakat. Ketiga variabel penentu tersebut mencakup derajat kesehatan, jangkauan dan mutu layanan pendidikan, serta indikator standar hidup layak yang mencerminkan ketahanan ekonomi warga lokal.

Merespons capaian strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay berkomitmen penuh untuk menjadikan data ini sebagai basis akselerasi program kerja ke depan.

"Pemprov Sulut berkomitmen terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat agar capaian ini terus meningkat pada tahun-tahun mendatang," kata Gubernur Yulius dalam keterangan resminya.

Pihak eksekutif memastikan bakal mempertebal intervensi anggaran dan kebijakan pada sektor penguatan fasilitas medis dasar, standardisasi sekolah, serta perluasan lapangan kerja demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat di tahun-tahun mendatang.

Komitmen pembenahan struktural ini diharapkan dapat menggerakkan pola kemitraan kolaboratif antar-pemangku kepentingan demi memelihara tren positif pembangunan.

"Mari bersama menjaga semangat kolaborasi untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing," pungkasnya. (*/ven)



×
Berita Terbaru Update