Notification

×

Iklan

Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Langsung Pantukhir Paskibraka Sulut 2026

Friday, May 22, 2026 | 13:59 WIB Last Updated 2026-05-22T06:03:13Z
Pantukhir Seleksi Calon Paskibraka Provinsi Sulawesi Utara dan Tingkat Pusat Tahun 2026, Jumat (22/5). Foto: Istimewa


SULUT, Komentar.co -
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus memimpin langsung Penilaian Akhir (Pantukhir) Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi dan Pusat Tahun 2026 di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Jumat (22/5/2026).

Dalam tahapan ini, Gubernur Yulius yang didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay resmi menetapkan tiga pasang calon Paskibraka terbaik sebagai utusan Sulut ke seleksi tingkat nasional di Jakarta.

Gubernur Yulius yang turun langsung dalam sidang Pantukhir ini, menjadi catatan tersendiri karena sangat jarang dilakukan oleh kepala daerah.

"Ini kali kedua mungkin gubernur se-Indonesia yang langsung ikut pantukhir. Saya tidak ingin memberangkatkan personel Paskibraka dari daerah ke ibu kota asal-asalan," ujar Yulius menegaskan komitmennya untuk menjaring utusan yang benar-benar berkualitas.

Tiga pasang peserta terbaik tersebut disaring dari total sepuluh besar kandidat yang telah melewati seluruh rangkaian seleksi berjenjang.

Yulius menjamin seluruh tahapan seleksi berjalan transparan dan profesional, serta telah membersihkan sistem dari potensi praktik-praktik nepotisme.

"Sekarang semuanya dipilih benar-benar melalui seleksi. Tidak ada lagi titipan atau pilih-pilih," tegasnya.

Di hadapan para peserta, Gubernur Yulius membagikan kisah masa lalunya saat SMA ketika ia juga bercita-cita menjadi anggota Paskibraka namun hanya mampu menembus tingkat kecamatan. Ia memuji para peserta yang ada saat ini karena telah berhasil melampaui pencapaian masa mudanya melalui perjuangan yang panjang.

Meski demikian, orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini mengingatkan enam utusan nasional tersebut agar tidak cepat puas dan tetap waspada. Menurutnya, tantangan riil justru baru akan dimulai saat mereka bersaing dengan perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia di tingkat pusat nanti.

Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulut, Johnny Alexander Suak, menjelaskan bahwa regulasi seleksi tahun ini sepenuhnya mengacu pada mekanisme Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Struktur kepanitiaan dipimpin oleh Sekretaris Provinsi Sulut sebagai ketua panitia dan Kepala Kesbangpol sebagai sekretaris.

"Kami melakukan tujuh tahapan seleksi sesuai arahan peraturan BPIP. Dari proses itu kami mendapatkan lima terbaik, kemudian diajukan kepada Pak Gubernur untuk penilaian akhir atau pantukhir,” katanya.

Jalannya seleksi tahun ini juga mendapatkan atensi khusus serta pemantauan langsung dari pihak BPIP dan Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres).

Perwakilan BPIP, Henry Yulius Hutagaol, memberikan apresiasi atas kelancaran proses seleksi di Sulawesi Utara.

Henry memaparkan bahwa ketiga pasang calon tersebut masih harus melewati pemeriksaan kesehatan serta penstandardan nilai akhir di pusat.

"Pada akhirnya, hanya satu pasang terbaik yang akan dikukuhkan bertugas di tingkat pusat, sementara dua pasang lainnya akan dikembalikan untuk bertugas di tingkat provinsi," jelasnya.

Apresiasi serupa datang dari Herry Koerniawan selaku perwakilan Setmilpres yang menjalankan fungsi monitoring.

Koerniawan menilai proses seleksi di Sulut sangat transparan, akuntabel, dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

"Para peserta menjaga kondisi fisik demi membawa nama baik daerah pada upacara kenegaraan di Istana Negara nanti," pesan Koerniawan.

Berikut Daftar Utusan Paskibraka Sulut ke Tingkat Nasional;

Kelompok Putra:

Mathew Adam Manopo (SMA Negeri 1 Airmadidi, perwakilan Kabupaten Minahasa Utara)

- Keevly Gabriel Telepong (SMA Negeri 7 Manado, perwakilan Kota Manado)

- Gabriel Gilbert Miller Kamasi (SMA Kristen Kotamobagu, perwakilan Kota Kotamobagu)

Kelompok Putri:

Faith Loisa Tabita Maengkom (SMA Negeri 1 Tondano, perwakilan Kabupaten Minahasa)

- Audrew Vania Ringkuangan (SMA Negeri 9 Binsus Manado, perwakilan Kota Manado)

- Irina Maharani Putri (SMA Kristen 1 Tomohon, perwakilan Kota Tomohon)


(*/ven)





×
Berita Terbaru Update